Dari ujung pelangi, katanya, dia akan datang. Membawaku pergi mendapati mimpi-mimpiku yang sudah mendahuluiku mengunjungi masa depan. Berkendara kuda putih, dia akan mengantarkanku menjelajahi segala tempat yang sudah disinggahi mimpi-mimpiku. Berbekal segenggam harapan, dia meyakinkanku untuk menjemput kembali mimpi-mimpi itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar