Rabu, 10 April 2013
SKJ88 MUSIC - THE MOOD BOOSTER
This morning I wake up with a messy hair and a broken mood. Seems like I had a bad dream last night. But I don't want this day end up with me in a very bad mood. I have to collect some energy and spirit. You know what I'm doing then? Hahahahahah!!! Right!! I listen to the SKJ 88 music (what's the right term of this song?) And it's amazingly making up my mood. Yeah... with some move, trying to remember the gym. Of course I fail to recall all the move, but I can always recall the memory and the same mood everytime I hear the whistle in the beginning of the music.
Now, I'm ready to start this day. Happy 'midweek' friends..
(By the way, sorry for the messy grammar and vocabularies)
Minggu, 07 April 2013
Wish you're still here..
Sudah sebelas tahun berlalu, tapi aku masih merasa kau ada di dekatku, mendengarmu berbicara. Kenangan tentangmu masih begitu jelas. Kadang aku masih berpikir kau akan pulang dan bertanya tentang hari2 yang terlewat tanpa dirimu. Mungkin jauh dalam diriku masih tidak mau percaya kalo kau sudah tidak ada lagi. Kadang aku mencoba memanggil atau mencoba menelepon ke rumah yang dulu, benar- benar berharap kau akan menjawab.
Hari itu, waktu kau pergi untuk selamanya, aku hanya diam, bahkan air mata yg mengalirpun bukan karena menangisimu. Kalau waktu aku berteriak histeris memanggilmu, apa kau akan mendengar? Atau mungkin kau akan menunda kepergianmu? Tapi kurasa kalau waktu itu aku menangis kuat-kuat, memanggilmu sampai aku menyerah karena kau tidak menjawab, mungkin sekarang aku percaya bahwa kau memang tidak akan kembali lagi. Mungkin aku tidak akan menangis diam2, mencari-cari keberadaanmu. Kalau saja waktu itu aku menangis sampai puas, mungkin sekarang aku tidak akan secengeng ini...
Rabu, 03 April 2013
Dari Ujung Pelangi (Tulisan Singkat, Padat dan 'Ngaco')
Dari ujung pelangi, katanya, dia akan datang. Membawaku pergi mendapati mimpi-mimpiku yang sudah mendahuluiku mengunjungi masa depan. Berkendara kuda putih, dia akan mengantarkanku menjelajahi segala tempat yang sudah disinggahi mimpi-mimpiku. Berbekal segenggam harapan, dia meyakinkanku untuk menjemput kembali mimpi-mimpi itu.
Langganan:
Postingan (Atom)