Jumat, 25 Mei 2012

RUMAH

Kau hanya akan pergi bukan karena kau tau tempat yang kau tuju melainkan karena kau tau kemana kau akan kembali. Dan sejauh apapun kau melangkah, rumah adalah tempatmu selalu kembali karena di sana ada keluarga yang setia menanti kepulanganmu. 
Bukan atapnya yang kuat atau dinding-dindingnya yang kokoh yang membuatmu aman berada di rumah tapi keluarga yang ada di dalamnya, yang bersama-sama denganmu menampung tetesan air dari atap yang bocor, yang juga akan membuatkan tiang penyangga untuk tembok yang mulai lapuk. Bukan pintu rumah yang tertutup rapat sepanjang malam yang membuatmu merasa terlindung tapi pintu yang akan terbuka di malam selarut apapun saat kau kembali ke sana.
Sebab rumah yang nyaman bukanlah rumah yang membuatmu tidak ingin berada di tempat lain, melainkan rumah yang meyakinkanmu untuk bebas pergi kemana pun kau mau. Rumah yang kaya pun bukan rumah yang menyediakan segalanya untukmu tapi rumah yang membuatmu bahagia untuk menyediakan apapun bagi mereka yang ada di sana. Dan rumah yang indah adalah rumah yang di dalamnya ada banyak tawa dan suka cita bukan rumah yang dipenuhi oleh perabotan mahal yang berkilauan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar